Pelaksanaan UTBK UKPPPG 2025 Program Studi PPG Bidang Stusiw Pendidikan Kimia Berlangsung Lancar, Dihadiri Dekan FKIP

Pelaksanaan UTBK UKPPPG 2025 Program Studi PPG Bidang Stusiw Pendidikan Kimia Berlangsung Lancar, Dihadiri Dekan FKIP

Reuleut (Kamis, 26 jni 2025) – Pelaksanaan Ujian Tes Berbasis Komputer (UTBK) untuk Uji Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (UKPPG) tahun 2025 pada Program Studi PPG Bidang Studi Pendidikan Kimia Universitas Malikussaleh berlangsung sukses dan lancar

Kegiatan ini dikoordinasikan langsung oleh Koordinator PPG, Ibu Halimatussakdiah, S.Pd., M.Pd., yang turut memantau jalannya proses UTBK bersama tim pelaksana dan panitia lokal. Dalam pelaksanaannya, para peserta mengikuti ujian di laboratorium komputer dengan fasilitas yang telah disiapkan sesuai standar nasional pelaksanaan UKPPPG.

Pelaksanaan UTBK ini turut mendapat perhatian dari Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Malikussaleh, Bapak Muhammad Yusuf, M.T., yang hadir langsung ke lokasi untuk memberikan dukungan moral kepada peserta serta memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur.

“Kami sangat mengapresiasi kerja keras tim PPG dan semua pihak yang telah berkontribusi, serta berharap seluruh peserta dapat mengikuti ujian ini dengan baik dan mencapai hasil yang maksimal,” ungkap Bapak Muhammad Yusuf, M.T. dalam sambutannya.

Ibu Halimatussakdiah juga menyampaikan bahwa pelaksanaan UTBK ini merupakan bagian penting dari tahapan akhir pendidikan profesi guru, di mana calon guru harus menunjukkan kompetensinya secara menyeluruh, baik dalam aspek pedagogik, profesional, sosial, maupun kepribadian.

Dengan semangat dan antusiasme tinggi dari peserta serta dukungan penuh dari pimpinan fakultas, pelaksanaan UTBK UKPPG 2025 diharapkan mampu mencetak guru profesional yang siap berkontribusi nyata dalam dunia pendidikan, khususnya di bidang studi pendidikan kimia.

Mahasiswa Pendidikan Fisika Unimal Kunjungi Stasiun BMKG Malikussaleh, Pelajari Alat Ukur Cuaca dan Iklim

Muara Batu, Aceh Utara – 24 Mei 2025. Sebanyak 25 mahasiswa semester enam dari Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Malikussaleh (Unimal), melaksanakan kunjungan edukatif ke Stasiun Meteorologi BMKG Malikussaleh, Aceh Utara. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap instrumen pengukur cuaca dan iklim, sebagai bagian dari praktikum Mata Kuliah Fisika Kebumian dan Antariksa.

iklim.jpeg

Foto: Kunjungan Mahasiswa Pendidikan Fisika ke Stasiun BMKG Malikussaleh

Dalam kunjungan ini, mahasiswa didampingi oleh dua dosen pembimbing, yakni Syafrizal, S.Si., M.Si., selaku dosen pengampu mata kuliah, serta Muliani, S.Si., M.Pd. Kegiatan tersebut menjadi jembatan antara teori di ruang kelas dengan praktik langsung di lapangan.

Dalam sambutannya, Syafrizal menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai aplikasi alat-alat ukur cuaca dan iklim (alat-alat meteorologi). “Dengan melihat secara langsung cara penggunaannya, mahasiswa dapat lebih memahami fungsi serta pentingnya data meteorologi dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Rombongan disambut hangat oleh staf Stasiun Meteorologi BMKG Malikussaleh. Perwakilan staf, Saifundi, menyatakan bahwa pihaknya terbuka terhadap kunjungan edukatif dari institusi pendidikan. “Ini merupakan kesempatan baik untuk berbagi ilmu dan memperkenalkan peran penting BMKG dalam mendukung berbagai sektor kehidupan, mulai dari mitigasi bencana hingga mendukung pertanian dan transportasi,” tuturnya.

Kegiatan dimulai dengan pemaparan mengenai tugas dan fungsi BMKG, dilanjutkan dengan kunjungan ke Taman Alat, sebuah area yang menampilkan berbagai instrumen pengukur cuaca. Mahasiswa dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil dan dipandu langsung oleh para praktisi BMKG.

Beberapa instrumen yang diperkenalkan antara lain: Penakar Hujan Hellmann dan OBS (Observatorium), Evaporimeter Panci Terbuka,Anemometer Cup Counter,Termometer Maksimum-Minimum, Campbell-Stokes dan Automatic Weather Station (AWS). Mahasiswa juga melakukan praktikum bagaimana melakukan pengukuran parameter cuaca menggukan alat-alat tersebut. Selain itu, mahasiswa juga diajak mengunjungi ruang observasi untuk melihat bagaimana data cuaca dikumpulkan dan diproses.

d.jpeg

Mahasiswa menyimak penjelasan bagaimana fungsi panci penguapan

Melalui interaksi langsung ini, mahasiswa tidak hanya mengenal bentuk dan fungsi alat, tetapi juga memahami prinsip kerja ilmiah di balik setiap instrumen. Para peserta terlihat antusias mencatat, berdiskusi, dan mencoba membaca data meteorologi secara langsung.

Kegiatan ditutup dengan sesi refleksi dari masing-masing kelompok mahasiswa. Mereka menyampaikan bahwa pengalaman ini memperluas wawasan serta meningkatkan semangat belajar dalam memahami ilmu kebumian dan penerapannya dalam kehidupan nyata.

Prodi Pendidikan Vokasional Teknik Mesin Jalani Review Akreditasi oleh LP3M

Prodi Pendidikan Vokasional Teknik Mesin Jalani Review Akreditasi oleh LP3M

Lokseumawe- Dalam rangka memperkuat sistem penjaminan mutu, Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Malikussaleh (Unimal) menggelar kegiatan telaah dokumen akreditasi untuk Program Studi Pendidikan Vokasional Teknik Mesin. Kegiatan ini diselenggarakan di Biro Rektorat Reuleut pada Senin, 5 Mei 2025.

Dr. dr rer nat Maulana Ikhsan, MSc, selaku Kepala Pusat Akreditasi, menyampaikan bahwa telaah dokumen ini merupakan langkah strategis dalam menghadapi proses asesmen akreditasi. “Saat ini, Unimal telah memiliki delapan program studi yang berhasil meraih akreditasi Unggul. Kami terus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai aspek Tridharma Perguruan Tinggi untuk memastikan pencapaian standar mutu yang optimal,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa proses penelaahan ini mencakup evaluasi terhadap dokumen kurikulum, capaian pembelajaran, sarana pendukung, serta performa dosen dan mahasiswa. “Dengan persiapan yang matang, kami optimis program studi ini dapat meraih akreditasi terbaik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua LP3M Unimal, Ir. Syamsul Bahri, MSi, menegaskan bahwa peningkatan akreditasi merupakan bagian penting dari komitmen universitas dalam menjaga mutu pendidikan. “Proses telaah ini bukan hanya sekadar prosedur administratif, tetapi merupakan strategi penting dalam meningkatkan reputasi Unimal. Kami meninjau seluruh faktor pendukung, mulai dari kualitas penelitian dan pengabdian, hingga keterkaitan kurikulum dengan kebutuhan dunia industri,” jelasnya.

Syamsul Bahri juga menyatakan bahwa LP3M akan terus memberikan dukungan penuh kepada seluruh program studi agar dapat memenuhi standar akreditasi yang ditetapkan. “Target kami tidak hanya mempertahankan status akreditasi yang ada, tetapi juga mendorong lebih banyak program studi meraih predikat Unggul,” tambahnya.

Kegiatan telaah dokumen ini menjadi bagian dari agenda rutin LP3M dalam memastikan kesiapan setiap program studi menghadapi asesmen akreditasi. Dengan pencapaian delapan program studi berakreditasi Unggul, Unimal terus berupaya memperkuat posisinya di tingkat nasional dan internasional. “Kami berharap Prodi Pendidikan Vokasional Teknik Mesin dapat menyusul capaian prodi lain dan meraih predikat Unggul, selaras dengan visi Unimal sebagai perguruan tinggi yang kompetitif dan berorientasi pada mutu,” pungkasnya.

Kreatif di Kamp Literasi, FKIP Unimal Bimbing Siswa SMA Sukma Bangsa Bireun Tulis Cerita Anak

5.jpeg

Bireun-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Malikussaleh (Unimal) mempererat kolaborasi dengan SMA Sukma Bangsa Bireuen melalui penyelenggaraan Kamp Literasi selama dua hari, yakni pada 9–10 Mei 2025. Kegiatan ini mengangkat tema “Penulisan Cerita Anak” sebagai upaya mempersiapkan siswa mengikuti Sayembara Penulisan dan Penerjemahan Cerita Anak Dwibahasa 2025 yang diadakan oleh Balai Bahasa Provinsi Aceh.

Dalam program tersebut, siswa dibimbing untuk menciptakan karya cerita anak yang ditujukan bagi pembaca berusia 10 hingga 13 tahun. Cerita yang dihasilkan mengangkat unsur budaya Aceh, seperti nilai-nilai luhur, norma sosial, adat-istiadat, tokoh lokal, permainan tradisional, sejarah, kuliner khas, serta kekayaan intelektual daerah. Karya ditulis dalam bahasa daerah Aceh dan diterjemahkan ke bahasa Indonesia sebagai bagian dari ketentuan sayembara.

Wakil Rektor Bidang Akademik Unimal, Dr. Azhari ASEAN.Eng, menyambut positif kegiatan ini sebagai bentuk kontribusi nyata kampus dalam menjawab tantangan masyarakat. “Unimal harus hadir sebagai solusi, termasuk dalam memperkuat gerakan literasi,” tegasnya.

Muhammad Iqbal, dosen Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Unimal, menyebut kegiatan ini sebagai langkah strategis untuk menumbuhkan semangat menulis di kalangan generasi muda Aceh. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya meningkatkan literasi, tetapi juga berperan dalam pelestarian budaya lokal.

Kepala SMA Sukma Bangsa Bireuen, Dian Ferdiansyah, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini memperluas wawasan literasi siswa. Hal ini sejalan dengan pendapat Lisa, guru Bahasa Indonesia, yang menyatakan bahwa pendekatan langsung dalam proses pembelajaran jauh lebih efektif dibandingkan metode ceramah.

Sementara itu, Tara, salah satu peserta, mengungkapkan rasa senangnya dapat belajar langsung dari para dosen Unimal. “Kami senang sekali didampingi langsung. Kami bahkan dikarantina di sekolah sampai malam demi menyelesaikan papan cerita dengan maksimal. Semoga kami bisa menang dalam sayembara!” ujarnya penuh semangat.

Kolaborasi PPG UNIMAL dan MGMP Kimia Bireuen Dorong Kreativitas Guru lewat Media Pembelajaran Interaktif

Reuleut- Para guru yang mengajar mata pelajaran Kimia di tingkat SMA dari berbagai sekolah di Kabupaten Bireuen menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti workshop penerapan media pembelajaran interaktif.

Kegiatan yang diselenggarakan di Aula SMA Negeri 1 Bireuen pada Jum'at, 2 Mei 2025 ini merupakan kolaborasi antara mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan FKIP Universitas Malikussaleh (UNIMAL) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kimia Kabupaten Bireuen.
 
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan guru dalam merancang serta menggunakan media pembelajaran kimia yang menarik dan efektif di sekolah.
 
Terlaksananya kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian mahasiswa PPG Prajabatan sebagai tugas mata kuliah Projek Kepemimpinan dengan bimbingan dan arahan dosen pembimbing mata kuliah, Dr. Siraj, S.Pd., M.Pd. dan Sirry Alvina, S.Pd., M.Pd.
 
Ketua Panitia Pelaksana, Subhan Maulana Amri, menyampaikan, kegiatan ini merupakan respons terhadap kurangnya motivasi dan minat siswa dalam belajar kimia dikarenakan materi yang dianggap abstrak.
 
"Hadirnya media pembelajaran interaktif ini diharapkan menjadi solusi untuk membuat pembelajaran kimia menjadi lebih menyenangkan dan mudah dipahami oleh siswa," ujarnya.
 
Sementara itu, Ketua MGMP Kimia Kabupaten Bireuen, M. Rachmad Fadhli, S.Pd., M.Pd. (Kepala SMAN 1 Peusangan Siblah Krueng), mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dengan Mahasiswa PPG Prajabatan Unimal. 
 
"Kerja sama ini diharapkan menjadi jembatan untuk kegiatan-kegiatan positif lainnya di masa depan," ungkapnya. 
 
Ia juga berharap workshop ini dapat memberikan manfaat signifikan dalam pengembangan dan penerapan media pembelajaran kimia interaktif, sehingga berdampak positif pada motivasi belajar siswa.
 
Workshop ini mengenalkan tiga media pembelajaran inovatif, yaitu Klaktron (congklak elektron), Ludo Kimia, dan TTS Kimia Online (berbasis Wordwall). Klaktron mentransformasi konsep konfigurasi elektron yang abstrak menjadi permainan tradisional congklak yang menarik. Ludo Kimia mengadaptasi permainan ludo dengan memasukkan soal dan tantangan kimia pada kotak-kotak tertentu, cocok untuk materi konsep. Sedangkan TTS Kimia Online menawarkan fleksibilitas akses materi di mana pun dan kapan pun.
 
Para narasumber sekaligus panitia pelaksana kegiatan ini yaitu Subhan Maulana Amri, Nanda Maulidia, Dirayati, Azalia Izdhihar Azwar, Helvina haryani, M. Alfa Chair, M. Yuzi saputra, Marhaini Maisurah, Resi Salyani, dan Rinatul Mauzirah.